Ada beberapa kiat belajar yang kiat ketahui untuk mencapai sebuah kesuksesan antara lain dengan belajar yang sungguh - sungguh dan berdoa tetapi pada saat sekarang ini masih banyak para pelajar yang belum mengetahui apa arti pelajar itu sendiridan menurut saya arti seorang pelajar itu adalah :
P : akaiannya sopan
E : mosinya stabil
L : idah nya terjaga
A : hlak nya bisa di teladani
J : ati dirinya perlu di tegakkan
A : nti narkoba
R : amah tama
kalau menurut anda apa arti seorang pelajar itu ?
dan apakah anda sudah tergolong kriteria seorang pelajar ini ?
(jawab lah dalm diri anda masing - masing)
" jika anda belum memiliki kriteria diatas " maka
anda belom bisa dikatakan sebagai seorang pelajar dan ada sebuah kiat belajar dari saya yang mungkin tidak asing lagi bagi anda kata ini yaitu KISSME
mungkin kalau diartikan kedalam bahasa indonesia ini merupakan kata yang nakal tapi coba kita artikan menurut alfabetnya :
K : emauan untuk belajar karna semua kegiatan harus didasari oleh kemauan
I : ntelegensi merupakan kebutuhan yang mendasar
S : arana dan prasarana merupakan pembantu kelangsungan belajar
S : uasana merupakan faktor pendorong
M : enejemen merupakan aturan dalam belajar
E : valuasi merupakan praktik langsung
ini lah kiat belajar yang saya terapkan bagaimana dengan anda ?
Senin, Desember 28, 2009
Selasa, Desember 22, 2009
hadia terbaik

Hadiah Terbaik
Kepada kawan – Kesetiaan
Kepada musuh – Kemaafan
Kepada ketua – Khidmat
Kepada yang muda – Contoh terbaik
Kepada yang tua – Hargai budi mereka dan kesetiaan.
Kepada pasangan – Cinta dan ketaatan
Kepada manusia – Kebebasan
” Jangan terlalu menyayangi seseorang, kelak kita akan membencinya.
Jangan pula terlalu membenci seseorang,kelak kita akan menyayanginya.”
“Usah tangisi akan perpisahan sebaliknya tangisi akan pertemuan. Tanpa pertemuan, maka tiadalah perpisahan”
” Berfikir secara rasional tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan
satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan”
” Cinta itu apabila anda bertemu dan membuat pilihan yang tepat”
” Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain.”
” Dunia ini ibarat pentas. Kita adalah pelakunya. Maka berlomba-lombalah
beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat”
” Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir”
” Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri”
“Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari”
kegagalan seorang pemimpin

Betapa sering orang gagal untuk menjadi pemimpin karena mereka tidak berlaku sebagai pemimpin melainkan berlaku sebagai boss. H Gordon Selfridge adalah pendiri salah satu department store (pusat perbelanjaan) di London yang merupakan salah satu department store terbesar di dunia. Ia mencapai kesuksesan tersebut dengan menjadi seorang ‘Pemimpin’ dan bukan dengan menjadi ‘Boss’.
Apakah perbedaan antara pemimpin dengan boss?
Di bawah ini adalah perbandingan yang diberikan oleh Gordon Selfridge antara orang yang bertipe pemimpin dan orang yang bertipe boss.
Seorang boss mempekerjakan bawahannya;
Tetapi seorang pemimpin mengilhami mereka,
Seorang boss mengandalkan kekuasaannya;
Tetapi seorang pemimpin mengandalkan kemauan baik.
Seorang boss menimbulkan ketakutan;
Tetapi seorang pemimpin memancarkan kasih.
Seorang boss mengatakan ‘aku’;
Tetapi seorang pemimpin mengatakan ‘kita’.
Seorang boss menunjukkan siapa yang bersalah;
Tetapi seorang pemimpin menunjukkan apa yang salah.
Seorang boss tahu bagaimana sesuatu dikerjakan’
Tetapi seorang pemimpin tahu bagaimana mengerjakannya.
Seorang boss menuntut rasa hormat;
Tetapi seorang pemimpin membangkitkan rasa hormat;
Seorang boss berkata, ‘Pergi!’;
Tetapi seorang pemimpin berkata, ‘Mari kita pergi!’
Maka jadilah seorang pemimpin, dan bukan seorang boss
sikap seorang pemimpin
Seorang pemimpin pasti menjadi contoh bagi setiap orang yg dipimpinnya,
yg menjadi tolak ukur keteladanan seorang pemimpin adalah
apakah ia memberikan contoh yg baik kepada orang yg dipimpinnya,
Apa yg ia harapkan dan katakan pada bawahannya hendaknya sudah
ia lakukan terlebih dahulu.
Profil seorang pemimpin dapat terlihat dari perilaku orang-orang yg dipimpinnya
dan sebaliknya,
Contohnya jika seorang pemimpin suka berbuat semena-mena pada bawahannya,
maka suatu saat jika sang bawahan menjadi pemimpin,
ia pun akan cenderung berbuat seperti itu jg, sebaliknya jika
seorang pemimpin memiliki sifat yg rendah hati pada bawahannya,
maka bawahannya itu pun cenderung memilliki sifat yg rendah hati pada orang
lain,
Untuk dapat memberikan keteladanan, seorang pemimpin harus :
1, Memiliki rasa tanggung jawab
Ia tidak hanya " asal perintah " tetapi harus ikut bertanggung jawab
atas apa yg dilakukan oleh anak buahnya, Saat terjadi kesalahan tindakan
dalam suatu organisasi ia sering kali menjadi " tameng ".
Kesalahan yg dilakukan bawahan menjadi tanggungjawab pemimpin
karena sebelum melakukan sesuatu ,bawahan
harus mendapat pelatihan ( training/coaching ) dari pemimpinnya.
2. Mengesampingkan kepentingan pribadi
Pemimpin yg baik tidak boleh bekerja hanya untuk kepentingan pribadinya,
bahkan,tak jarang kepentingan pribadi itu harus dikorbankan
demi kepentingan organisasi yg dipimpinnya.
3. Memiliki sikap melayani
Makin tinggi jabatan seseorang, makin banyak pula orang yg harus
dipimpinnya, Artinya, semakin beragam pula kepentingan orang
yg harus dipikirkan dan dilayani ( internal customer )
karena itu seorang pemimpin yg baik harus memiliki sikap
rendah hati serta jiwa melayani yg lebih baik.
4. Kesetiaan memiliki nilai yg sangat tinggi
Jika seorang pemimpin mengharapkan loyalitas dari orang yg dipimpinnya,
Ia pun harus terlebih dahulu memiliki kesabaran dan kesetiaan untuk
memimpin, Timbal balik kesetiaan antara pimpinan dan bawahan
dapat diukur dari seberapa jauh Mereka saling memberikan dukungan
saat keadaan baik ataupun buruk, Dukungan itu
dapat berupa moral maupun material.
5. Kepemimpinan = intuisi + nalar
Seorang pemimpin yg baik harus memiliki keseimbangan antara intuisi
(perasaan ) dan nalar ( pikiran )
Ini berarti, ia tidak memaksakan agar jalan pikirannya diterima oleh
anak buahnya, namun dia jg harus mempertimbangkan pendapat mereka. Bila
pendapat itu memang baik, maka ia tidak segan untuk menerimanya,
Seorang pemimpin tidak harus menjadi ” superior ”.
Pemimpin yg baik juga tidak bersifat kaku dan arogan, tetapi ia memiliki
karakter yg mudah dibentuk dan mau diproses melalui lingkungan
termasuk bawahannya,Jika seorang pemimpin melakukan kesalahan,
dia harus berani mengakuinya dan tanpa ragu meminta maaf, walaupun
dengan begitu ia harus mengorbankan harga dirinya.
6. Banyak bekerja , sedikit bicara
Banyak orang menguasai teori tetapi tidak dapat menerapkan dalam kehidupan
nyata, Seorang pemimpin yg baik tidak hanya menguasai teori,
tetapi jg bisa mempraktikkan itu sehingga dapat diikuti oleh bawahannya.
7. Menjadi motivator yg baik
Adakalanya orang yg dipimpin mengalami penurunan motivasi yg bisa
memengaruhi Perusahaan atau organisasi .karena itu seorang pemimpin yg
baik harus bisa memotivasi dan meningkatkan kembali gairah dan optimisme
anak buahnya, Tidak ada istilah ” penurunan motivasi ”
di kamus seorang pemimpin yg baik.
8. Bekerja sama dengan orang lain
Anak buah adalah rekan kerja dalam tim , bukan semata – mata sebagai
bawahan, karena bagaimanapun seorang pemimpin
tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain, termasuk anak buahnya.
yg menjadi tolak ukur keteladanan seorang pemimpin adalah
apakah ia memberikan contoh yg baik kepada orang yg dipimpinnya,
Apa yg ia harapkan dan katakan pada bawahannya hendaknya sudah
ia lakukan terlebih dahulu.
Profil seorang pemimpin dapat terlihat dari perilaku orang-orang yg dipimpinnya
dan sebaliknya,
Contohnya jika seorang pemimpin suka berbuat semena-mena pada bawahannya,
maka suatu saat jika sang bawahan menjadi pemimpin,
ia pun akan cenderung berbuat seperti itu jg, sebaliknya jika
seorang pemimpin memiliki sifat yg rendah hati pada bawahannya,
maka bawahannya itu pun cenderung memilliki sifat yg rendah hati pada orang
lain,
Untuk dapat memberikan keteladanan, seorang pemimpin harus :
1, Memiliki rasa tanggung jawab
Ia tidak hanya " asal perintah " tetapi harus ikut bertanggung jawab
atas apa yg dilakukan oleh anak buahnya, Saat terjadi kesalahan tindakan
dalam suatu organisasi ia sering kali menjadi " tameng ".
Kesalahan yg dilakukan bawahan menjadi tanggungjawab pemimpin
karena sebelum melakukan sesuatu ,bawahan
harus mendapat pelatihan ( training/coaching ) dari pemimpinnya.
2. Mengesampingkan kepentingan pribadi
Pemimpin yg baik tidak boleh bekerja hanya untuk kepentingan pribadinya,
bahkan,tak jarang kepentingan pribadi itu harus dikorbankan
demi kepentingan organisasi yg dipimpinnya.
3. Memiliki sikap melayani
Makin tinggi jabatan seseorang, makin banyak pula orang yg harus
dipimpinnya, Artinya, semakin beragam pula kepentingan orang
yg harus dipikirkan dan dilayani ( internal customer )
karena itu seorang pemimpin yg baik harus memiliki sikap
rendah hati serta jiwa melayani yg lebih baik.
4. Kesetiaan memiliki nilai yg sangat tinggi
Jika seorang pemimpin mengharapkan loyalitas dari orang yg dipimpinnya,
Ia pun harus terlebih dahulu memiliki kesabaran dan kesetiaan untuk
memimpin, Timbal balik kesetiaan antara pimpinan dan bawahan
dapat diukur dari seberapa jauh Mereka saling memberikan dukungan
saat keadaan baik ataupun buruk, Dukungan itu
dapat berupa moral maupun material.
5. Kepemimpinan = intuisi + nalar
Seorang pemimpin yg baik harus memiliki keseimbangan antara intuisi
(perasaan ) dan nalar ( pikiran )
Ini berarti, ia tidak memaksakan agar jalan pikirannya diterima oleh
anak buahnya, namun dia jg harus mempertimbangkan pendapat mereka. Bila
pendapat itu memang baik, maka ia tidak segan untuk menerimanya,
Seorang pemimpin tidak harus menjadi ” superior ”.
Pemimpin yg baik juga tidak bersifat kaku dan arogan, tetapi ia memiliki
karakter yg mudah dibentuk dan mau diproses melalui lingkungan
termasuk bawahannya,Jika seorang pemimpin melakukan kesalahan,
dia harus berani mengakuinya dan tanpa ragu meminta maaf, walaupun
dengan begitu ia harus mengorbankan harga dirinya.
6. Banyak bekerja , sedikit bicara
Banyak orang menguasai teori tetapi tidak dapat menerapkan dalam kehidupan
nyata, Seorang pemimpin yg baik tidak hanya menguasai teori,
tetapi jg bisa mempraktikkan itu sehingga dapat diikuti oleh bawahannya.
7. Menjadi motivator yg baik
Adakalanya orang yg dipimpin mengalami penurunan motivasi yg bisa
memengaruhi Perusahaan atau organisasi .karena itu seorang pemimpin yg
baik harus bisa memotivasi dan meningkatkan kembali gairah dan optimisme
anak buahnya, Tidak ada istilah ” penurunan motivasi ”
di kamus seorang pemimpin yg baik.
8. Bekerja sama dengan orang lain
Anak buah adalah rekan kerja dalam tim , bukan semata – mata sebagai
bawahan, karena bagaimanapun seorang pemimpin
tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain, termasuk anak buahnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
